LABUHA – Solidaritas Peduli Perempuan dan Anak (SPPA) gelar aksi desak Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Bassam Kasuba segera mencopot jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3A-KB) Karima Nazarudin.
Pasalnya, massa aksi menilai DPA3KB Halsel gagal dalam menangani kasus-kasus pelecehan seksual di bumi Saruma.
Aksi ini, berlangsung di depan Kantor Bupati Halsel pada Kamis (10/04/2025) pagi tadi. Nampaknya ratusan masa yang tergabung dalam Solidaritas peduli perempuan dan anak, membawakan spanduk dan poster yang bertuliskan tuntutan.
Santi Yallo dalam orasinya mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kinerja Kepala Dinas P3A-KB Halsel Karima Nazarudin yang dianggap gagal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam melindungi korban dan tidak mampu menuntaskan kasus pelecehan seksual yang telah berlangsung selama berbulan-bulan Bahkan bertahun-tahun tanpa ada titik terang.
“Kami sudah terlalu lama bersabar berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, atas kasus-kasus tampa ada penyelesaian yang berarti. Hal ini tentunya sebagai Kepala Dinas P3A-KB Karima Nazarudin terbukti tidak mampu, bahkan mungkin tidak berniat, untuk menyelesaikan kasus ini secara adil dan tuntas,” tegas aktifis perempuan itu.
“Oleh karena itu, kami dengan tegas mendesaka Bupati Bassam Kasuba segera mencopot Kadis Karima dari jabatannya,” teriak Santi Yalo aktifis Hijau Hitam itu.
Lebih jauh lagi atas nama SPPA Halsel menilai DP3A-KB Halsel sangat lambat dalam penanganan kasus ini. Bisa disebut gagal total.
Hingga berita ini ditayangkan, Karima Nasarudin Kadis P3A-KB Halsel masih dalam upaya konfirmasi.(red)







