LABUHA — Menjelang bulan suci Ramadan, harga ikan asap atau fufu di Pasar Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, terpantau relatif stabil, Senin (16/2/2026). Harga yang sebelumnya sempat berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per ekor, kini turun dan berada di angka Rp25.000 hingga Rp30.000 per ekor.
Pantauan di lapangan menunjukkan harga ikan fufu bervariasi tergantung ukuran dan kualitas. Untuk ukuran kecil dijual Rp25.000 per ekor, sedangkan ukuran lebih besar mencapai Rp30.000 per ekor. Penurunan harga ini dipengaruhi oleh membaiknya pasokan dari nelayan.
Ati (47), salah satu pedagang ikan asap di Pasar Tembal, mengatakan bahwa harga saat ini lebih stabil dibanding beberapa waktu lalu.
“Untuk yang ukuran kecil biasanya Rp25 ribu, sedangkan yang lebih besar bisa Rp30 ribu per ekor,” ujar Ati.
Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir pasokan ikan sempat mengalami fluktuasi akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Angin kencang dan gelombang tinggi membuat sebagian nelayan mengurangi aktivitas melaut, sehingga jumlah ikan yang diasap ikut berkurang dan harga sempat naik hingga Rp35.000–Rp40.000 per ekor.
Namun saat ini kondisi cuaca mulai membaik, nelayan kembali melaut, dan stok ikan asap kembali normal sehingga harga turun dan cenderung stabil.
“Sekarang harganya sudah stabil. Stok juga mulai kembali seperti biasa,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Ema (32), mengaku harga saat ini masih tergolong wajar dan justru lebih ringan dibanding sebelumnya.
“Kalau dibanding kemarin yang sampai Rp40 ribu, sekarang lebih terjangkau. Masih bisa dibeli karena memang kebutuhan sehari-hari. Ikan asap juga lebih tahan lama,” katanya.
Ikan asap atau fufu menjadi salah satu komoditas favorit masyarakat Bacan Selatan, terutama menjelang Ramadan. Selain praktis dalam penyajian, ikan ini memiliki cita rasa khas dan daya tahan lebih lama, sehingga kerap menjadi pilihan untuk stok kebutuhan rumah tangga.
Para pedagang berharap kondisi cuaca tetap bersahabat agar pasokan tetap terjaga dan harga tidak kembali melonjak selama Ramadan. (*)







