Harga Daging Ayam di Halmahera Selatan Naik hingga 75 per Ekor

Kamis, 19 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang karyawan toloh Apollo sedang mengatur ayam. Dok : anto

Seorang karyawan toloh Apollo sedang mengatur ayam. Dok : anto

LABUHA – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, harga daging ayam di Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengalami kenaikan sebesar Rp5 ribu per ekor.

Di Warung Apollo yang berlokasi di Desa Labuha, Kecamatan Bacan, harga daging ayam ukuran sedang dengan berat lebih dari 1 kilogram kini dibanderol Rp45 ribu hingga Rp55 ribu per ekor.

Sementara itu, untuk ayam ukuran jumbo dijual dengan harga Rp60 ribu, Rp75 ribu, hingga Rp90 ribu per ekor, tergantung berat dan kualitasnya.

“Harganya naik Rp5 ribu, mungkin karena momen Ramadan,” ujar Hamsia (57), salah satu karyawan Warung Apollo, saat ditemui tampilNews.com, Rabu (18/2/2026).

Menurut Hamsia, kenaikan harga tidak hanya dipengaruhi oleh momentum Ramadan, tetapi juga sejak hadirnya sejumlah dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Halmahera Selatan.

“Biasanya dalam seminggu daging ayam masuk ke warung kita itu 3 sampai 5 ton, tapi sekarang sudah tidak sebanyak itu karena rebutan dengan MBG,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, stok daging ayam mulai berkurang sejak adanya program tersebut. Pasokan daging ayam untuk warung biasanya didatangkan dari Surabaya. Namun, saat ini ketersediaan stok di daerah pemasok juga terbatas.

“Stok daging mengalami pengurangan sejak ada MBG. Kita biasanya ambil di Surabaya. Di Surabaya juga sekarang ini stok daging terbatas,” sambungnya.

Meski harga mengalami kenaikan, jumlah pembeli dalam dua hari terakhir justru meningkat. Hamsia menyebut lonjakan pembelian terjadi karena masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan sahur menjelang Ramadan.

Selain itu, berkurangnya stok ikan di Pelabuhan Perikanan Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan, turut memengaruhi peningkatan permintaan daging ayam.

“Dua hari ini pembeli melonjak, mereka beli ayam untuk kebutuhan sahur. Dan memang ikan juga kurang,” pungkas Hamsia. (*)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Bassam-Helmi Masih Satu Komitmen, Peluang Berpasangan Kembali Terbuka

Berita Terkait

Sekdes Kusubibi Dilaporkan Ke Kejari Halsel
Teladani Gus Dur, Muhlis Usman Ajak Pemuda Rawat Keberagaman
Sumpah Pemuda ke-98, Polres Halsel Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan
Dinilai Berpengalaman, Jefrison Pureng Didukung GMKI Bacan Menuju PIKI Halsel
NasDem Malut Pasang Target Besar, Kursi DPR RI dan Legislatif Halsel Dibidik
Bassam-Helmi Masih Satu Komitmen, Peluang Berpasangan Kembali Terbuka
Polres Halsel Gelar Apel Oprasi Patuh Kie Raha 2026
Bupati Halsel Tekankan Peran ASN dalam Pencegahan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02

Sekdes Kusubibi Dilaporkan Ke Kejari Halsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34

Teladani Gus Dur, Muhlis Usman Ajak Pemuda Rawat Keberagaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:38

Sumpah Pemuda ke-98, Polres Halsel Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:18

Dinilai Berpengalaman, Jefrison Pureng Didukung GMKI Bacan Menuju PIKI Halsel

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:49

NasDem Malut Pasang Target Besar, Kursi DPR RI dan Legislatif Halsel Dibidik

Berita Terbaru

Kantor Kejari HAL-SEL/istimewa

Berita

Sekdes Kusubibi Dilaporkan Ke Kejari Halsel

Rabu, 28 Okt 2026 - 13:02