HALSEL — Dalam rangka memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang diperingati setiap 25 November hingga 10 Desember, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menggelar kampanye anti kekerasan terhadap perempuan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (P3KP) Halsel.
Kegiatan tersebut berlangsung di Taman UMKM Desa Tembal, Minggu (16/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mencegah tindak kekerasan terhadap perempuan.
“Pemerintah daerah akan berupaya semaksimal untuk mencegak berbagai bentuk kekerasan yang terjadi pada perempuan. Untuk itu, langkan ini harus menjadi gerakan bersama,” ujar Bassam.
Ia menambahkan bahwa kampanye tahunan ini harus dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial.
“Kampanye ini bukan hanya seremoni, tetapi ajakan nyata kepada seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan bebas dari kekerasan,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen itu, Pemkab Halsel akan memperkuat edukasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sekolah, organisasi perempuan, dan tokoh masyarakat.
“Tidak boleh ada lagi korban yang memilih diam karena takut atau malu.” katanya.
Selain kampanye dan edukasi publik, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan lomba mewarnai motif Batik Bacan yang juga diramaikan oleh istri Wakil Bupati Halmahera Selatan.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengenal budaya lokal sejak dini,” ujarnya .(*)







